Kamis, 07 Juli 2011

Rhamadan Pohan:Buku 'Cikeas Kian Menggurita'Tak Bisa Dipercaya

JAKARTA, George Junus Aditjondro kembali menulis buku yang menyentil Cikeas, simbol Presiden SBY yang juga Ketua Dewan
Pembina Partai Demokrat. Menurut Wakil Sekjen PD, Ramadhan
Pohan, buku yang ditulis oleh George tak bisa dipercaya. "Saya sudah tidak percaya sama buku George. Ia diragukan mampu
menulis buku dengan baik. Mayoritas masyarakat sudah tak
percaya dengan George. Buku yang dulu itu (Gurita Cikeas-red)
dibilang sampah oleh Prof Tjipta Lesmana," kata Ramadhan kepada
detikcom, Kamis (7/7/2011). Menurut Ramadhan, kondisi George saat ini tidak memungkinkan
untuk menyusun karya ilmiah dengan baik. Dalam sebuah perdebatan di acara diskusi, George pernah menampar Ramadhan Pohan. Itulah yang membuat
Ramadhan yakin George bukan orang yang bisa mengendalikan emosinya. "Saya ragu orang yang tak stabil dan sakit jiwanya bisa menghasilkan karya ilmiah yang baik,"
katanya. George kembali menerbitkan buku dengan judul 'Cikeas Kian Menggurita'. Buku setebal 203 halaman
itu telah dipersiapkan oleh George sejak setahun lalu. Buku tersebut berisi enam bab yang diawali
sebuah kata pengantar yang ditulis oleh George sendiri. Bab pertama mengenai terbukanya Kotak Pandora. Bab kedua Oligarki ekonomi, jejaring (cabal)
ekonomi politik. Bab ketiga, skandal Bailout Bank Century. Bab keempat mengenai pelanggaran-
pelanggaran Pemilu. Bab kelima kesimpulan dan bab terakhir atau keenam diberi judul 'So What'. "Di bab empat ini yang jadi inti seluruh buku ini," kata George dalam acara peluncuran buku yang
digelar di Kantor Penerbit Galang Press di Jl Mawar Tengah, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, Kamis
(7/7). Dalam penulisannya George menggunakan metode riset triangulasi yakni metode riset melalui studi
pustaka, menemukan kliping-kliping koran yang relevan. Selanjutnya surfing di internet untuk
menemukan berita-berita lama maupun berita terbaru tentang topik yang diteliti. Selain itu George juga melakukan wawancara dengan para pakar dan informan tentang topik yang
diteliti termasuk meneliti buku-buku sekolah gratis yang bergambar SBY dan salah seorang anggota
DPR RI. Menurutnya buku ini sekaligus menjawab banyak pihak yang meragukan metodologinya.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar