Minggu, 10 Juli 2011

Kuburan Masal Berisi 222 Mayat Ditemukan Di Irak

BAGHDAD,Sebuah Kuburan Massal berisi 222 tulang belulang mayat yang diduga merupakan sisa-sisa pembantaian
terhadap Suku Kurdi ditemukan di selatan Baghdad, Irak. Para
korban kekejaman pemerintah Irak ini masa pemerintahan Saddam
Hussein ini diduga dikubur secara massal pada tahun 1987 silam. "Kami telah menemukan 222 mayat dan kami telah dipindahkan ke
kamar mayat di Provinsi Najaf," kata Karim Ziad, pejabat yang
bertanggung jawab atas kuburan massal ini di Departemen Hak
Asasi Manusia, Minggu (10/7/2011). Pemerintah Irak mengumumkan pada hari Rabu lalu mereka juga
telah menemukan kuburan massal lain dengan 900 mayat di wilayah Shanafiyah dekat kota Diwaniyah, Irak. Ziad mengatakan, sebagian besar korban mengalami luka tembak, mereka adalah warga Suku Kurdi
yang dibunuh selama rezim Saddam Hussein berkuasa. "Kuburan-kuburan massal yang terdiri dari enam parit, kami telah melakukan penggalian pada tiga
parit itu," katanya. Dakhil Saihoud, Kepala Komisi Keadilan dan Pertanggungjawaban yang menyelidiki isu-isu yang
berkaitan dengan rezim sebelumnya, mengatakan ia diberitahu ada 17 parit di situs tersebut. "Hal ini mungkin ada ratusan mayat di sana," katanya kepada AFP. "Kuburan-kuburan massal adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan pada tahun 1987,"
kata Menteri HAM Mohammed al-Sudani Syiah. "Ini adalah salah satu dari 84 situs yang terdaftar pada
pelayanan kami, dan kami telah menyelesaikan pekerjaan pada 34 dari situs tersebut," katanya. Jumlah orang hilang akibat dari kekejaman yang dilakukan oleh Saddam, yang berkuasa sejak tahun
1979, diperkirakan berjumlah 300.000 sampai 1,3 juta orang. Kelompok hak asasi manusia percaya ada
ratusan kuburan massal di Irak orang yang tewas selama pemerintahan Saddam.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar