Rabu, 13 Juli 2011

KPK Indikasikan Akan Priksa Bu Artis dan Pak Bali

JAKARTA, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas tidak mengetahui pasti nasib Angelina Sondakh dan I Wayan Koster, yang oleh Nazaruddin dipanggil Bu Artis dan Pak Bali.
Namun kemungkinan besar, kedua politisi Partai Demokrat itu akan ikut diperiksa di kasus
Nazaruddin. "Saya belum tanya pada penyidik tetapi prinsipnya sudah kami gariskan dalam kasus Nazaruddin,"
kata Busryo usai menghadiri rapat kelanjutan kasus Century di Kejagung, Jalan Trunojoyo, Jakarta
Selatan, Rabu (13/7/2011). Bursyo menilai, kasus yang telah menjadikan Nazaruddin tersangka itu sangat kental dimensi
struktural. Dan semakin lama pemeriksaan berjalan, dimensi itu semakin kentara. "Sejak awal kami kemukakan kasus ini dimensi struktural kental sekali
dan ternyata dari catatan pemeriksaan kemudian dimensi itu setapak demi setapak mulai nampak,"
kata Busyro. Sejak lama Nazaruddin menyeret sejumlah nama dalam proyek-proyek di kementerian yang dia
garap. Namun semua nama yang dia sebut sudah membantah terkait Nazaruddin. I Wayan Koster dan Angelina Sondakh sejak beberapa waktu lalu sudah memberikan bantahan
terlibat proyek dengan Nazaruddin. "Semua yang dikatakan tidak betul. Lebih baik dibawa ke KPK dan Pak Nazaruddin harus
membuktikan," ujar Angie kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7). I Wayan Koster pun demikian. Dia mengaku sama sekali tidak pernah terlibat proyek dengan
Nazaruddin. "Ada baiknya Pak Nazar konsentrasi pada masalahnya sendiri supaya persoalannya
cepet selesai dengan baik," kata Wayan kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (17/6).detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar