JAKARTA,Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal tudingan Nazaruddin yang menyatakan biaya pemenangan Anas Urbaningrum mencapai ratusan miliar. JK berharap
tudingan Nazar tidak terbukti. "Mudah-mudahan Nazar salah tapi kalau benar kira-kira butuh Rp 300 miliar untuk (Anas) menang.
Artinya tentu mengharapkan yang lebih besar dari itu," ujar JK. Hal itu dia sampaikan dalam acara Seminar Political Branding dan Launching Buku Political Branding
dan Public Relation karya Silih Agung Wases di Kampus Pasca Sarjana Universitas Paramadina, Energy
Tower, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (21/7/2011). JK menilai realita politik saat ini memang sulit menghindarkan diri dari biaya. Sebab demokrasi diisi
oleh kalangan pengusaha. "Hampir 75 persen saya kira pengusaha," jelasnya. JK meragukan tudingan Nazaruddin yang menyatakan biaya kongres pemenangan Anas berasal dari
proyek-proyek APBN. Hal itu perlu dibuktikan lagi kebenarannya. "Kalau itu (tuduhan Nazar) benar kita sesalkan sekali. Perlu prioritas ulang untuk menjaga martabat.
Mudah-mudahan Nazar salah," tegasnya. Seperti diketahui, Nazaruddin 'bernyanyi' dalam wawancara di Metro TV dan TVOne dalam waktu
yang berurutan. Dalam kesempatan tersebut, Nazaruddin menebar tudingan ke Anas mulai dari
keterlibatan dalam kasus suap wisma atlet, proyek Hambalang, hingga penyebaran uang di Kongres.
Anas sudah berkali-kali membantah hal ini. Tidak hanya itu, tersangka kasus suap tersebut juga menyerang pimpinan KPK Chandra Hamzah, M
Jasin dan Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja. Ketiganya disebut memiliki deal dengan Anas terkait
kasus suap wisma atlet. Sontak, ketiganya pun langsung membantah.detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar