JAKARTA, Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2011-2016 yang baru telah dibentuk. Dalam kepengurusan baru ini, PPP berusaha mengakomodir ormas-ormas Islam yang
ada di Indonesia. Hal ini sejalan dengan tujuan PPP yang ingin menjadikan PPP sebagai rumah besar bagi seluruh umat
Islam di Indonesia. "Saya ingin menjadikan PPP sebagai rumah besar bagi ummat Islam. Memang mungkin untuk
komposisinya belum terlalu banyak, namun semoga cukup mewakili," ujar Ketua Umum terpilih PPP
periode 2011-2016, Suryadharma Ali, seusai Konferensi Pers Pengumuman Susunan DPP PPP Masa
Bhakti 2011-2016, di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2011). Dari nama-nama daftar pengurus DPP PPP yang baru, menurut SDA komposisinya berasal dari
beberapa ormas Islam. "Dari Muhamadiyah ada dua orang, dari Perti (Persatuan Tarbiyah Islamiyah
Indonesia) dua orang, dan dari Syarikat Islam dua orang," tuturnya. Selain mengakomodir ormas Islam, PPP dalam kepengurusan baru ini juga mencoba untuk
memasukkan kader-kader muda. Hal ini menurut SDA sebagai langkah untuk melakukan regenerasi
PPP ke depan. "Pengurus yang kepala 6 itu cuma satu. Kemudian, yang muda jauh lebih banyak. Dari 55 orang
hanya 13 orang lama, 42 baru, dan dari 42 itu, kebanyakan baru berkepala 4. Ini sebagai langkah
regenerasi internal PPP," terangnya. Susunan tersebut terdiri dari 1 Ketum, 4 Waketum, 23 Ketua-ketua, 1 Sekjen, 23 Wakil Sekjen, 1
Bendahara Umum dan 2 Wakil Bendahara Umum. Dalam susunan kepengurusan ini, kuota 30 persen
perempuan telah dipenuhi partai berlambang Kabah ini.detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar