Kamis, 30 Juni 2011

PPDB SMPN Masih Bermasalah

PEKANBARU,Diundurnya pengumuman hasil seleksi PPDB online tingkat SMP negeri juga sempat menuai sejumlah masalah. Beberapa orangtua yang belum mengetahui informasi ini ada yang
terlanjur datang ke sekolah. Ada pula orangtua yang terlanjur menarik berkas pendaftarannya karena
nama anaknya tak tertera di data. Menurut seorang orangtua calon peserta didik baru yang enggan disebut namanya kepada Tribun,
pihak sekolah tak proaktif menyampaikan pengunduran jadwal pengumuman hasil seleksi itu.
Sehingga, hasil seleksi sementara yang ada di website www.ppdb-pku.com dipedomani oleh masyarakat. Bahkan, setelah melihat data anaknya tak muncul di sekolah yang didaftar, orangtua
langsung menarik berkasnya. Kondisi ini menurut dia berpotensi menimbulkan tindak kecurangan. "Karena,
mungkin saja dengan ditariknya berkas itu pihak sekolah berkesempatan memasukkan pendaftar
cadangan," kata dia. Hal ini menurutnya terjadi di SMPN 32 Pekanbaru. Kepala SMPN 32 Pekanbaru, Drs Lailan yang dikonfirmasi Tribun langsung membantah tudingan
tersebut. Menurut dia, pihak sekolah sudah proaktif menyampaikan bahwa jadwal pengumuman
diundur sampai tanggal 1 Juli. "Bahkan, kita juga sudah menempelkan kertas pengumuman penundaan di depan pintu sekolah," kata
dia.Lailan juga mengakui ada satu orangtua yang komplain dengan masalah ini. "Dia komplain karena
berkasnya tidak kami terima lagi setelah ditarik," tuturnya
.
Menurutnya, pihak sekolah tak berwenang melarang orangtua yang ingin menarik berkas anaknya.
Karena mungkin saja yang bersangkutan ingin memasukkan anaknya ke sekolah swasta. Lebih lanjut, Lailan menjelaskan bahwa nilai calon peserta didik baru yang
melakukan protes tersebut juga di bawah standar masuk ke SMPN 32. Dari data terakhir yang masuk,
nilai terendah yang masuk ke SMPN 32 adalah 8,47. Sementara nilai calon peserta didik baru tersebut hanya 7,8. "Artinya, meski berkasnya tak ditarik,
nilainya tetap di bawah standar untuk diterima di sekolah ini," ujar Lailan. Dia menyarankan, agar orangtua atau calon peserta didik baru lebih teliti
melihat pengumuman nanti. Karena mungkin saja anak yang bersangkutan tidak diterima dipilih
pertama. Namun, dipilihan kedua atau ketiga diterima.trinunenews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar