JAKARTA,Setiap suami, pasti memiliki kerinduan terhadap istri dan anaknya. Tak heran, jika Nazaruddin mengirimkan surat kepada SBY untuk meminta agar keluarganya tidak diganggu dan
diberikan rasa aman. Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, menilai surat yang dikirim oleh Nazaruddin kepada SBY,
sebagai bentuk dari kondisi jiwa yang tertekan. Sebabnya, kasus Nazaruddin sarat dengan ancaman. Hal itu diungkapkan Din, usai acara 'Taushiyah Kebangsaan' yang bertempat di Gedung PP
Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2011). "Sangat manusiawi, seorang suami siapa pun akan rindu dan peduli terhadap keluarganya, apalagi
yang tidak jelas nasibnya. Oleh karena itu surat ini harus direspons oleh SBY," ujar Din kepada
wartawan. Din meminta kepada SBY agar surat itu direspons dengan memberikan kemanan kepada Nazaruddin
beserta keluarganya. "Dan juga memberikan kejelasan terhadap istri dan anak-anaknya," lanjut Din. Terkait dengan permintaan Nazaruddin untuk pindah dari rumah tahanan Mako Brimob, Din menilai
hal itu dengan wajar. Menurutnya, Rutan Mako Brimob merupakan tempat yang kurang terbuka. "Saya pernah jenguk seseorang di sana, dan memang tertutup, Biarlah di tempat penahan terbuka.
Bahkan keluarganya sendiri minta di Cipinang atau di tempat lain, sehingga bisa diawasi ramai-ramai,"
imbuhnya.detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar