Rabu, 20 Juli 2011

Status Gunung Kerinci Waspada,Para Pendaki Dilarang Naik

JAMBI,Aktivitas vulkanik Gunung Kerinci yang terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi
meningkat. Sejak sepekan terakhir, gunung berketinggian 3.805
meter di atas permukaan laut ini beberapa kali mengeluarkan asap
cokelat keputih-putihan dengan ketinggian mencapai 200 hingga
300 meter. "Hingga kini statusnya masih waspada. Kita menghimbau agar
aktivitas pendakian gunung dihentikan dulu sementara," ujar
Manajer Pusdalops (Pusat Pengendalian dan Operasi)
Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward, kepada detikcom
melalui telepon, Rabu (20/7/2011). Dikatakan Ade, selain menutup jalur pendakian, pihaknya juga menghimbau agar warga yang
bermukim di sekitar gunung tidak mendekati kawasan Bahaya I atau sekitar 2,5 kilometer dari kawah
gunung. "Warga belum perlu mengungsi tapi tetap perlu meningkatkan kewaspadaan," kata Ade. Lebih lanjut, Ade mengatakan, pemantauan Gunung Kerinci saat ini terpaksa dilakukan secara manual
karena seismometer yang terpasang di puncak gunung tersebut dalam kondisi rusak. "Terakhir, Gunung Kerinci meletus tahun 2009. Namun, letusan terkeras gunung itu terjadi pada 1970
lalu. Kawasan Sumbar yang lokasinya paling dekat dengan Gunung Kerinci adalah Kabupaten Solok
Selatan," tutupnya.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar