Rabu, 13 Juli 2011

Polisi Masuk Ke Ponpes Umar Bin Khattab Bima,Ledakan Kembali Terjadi

MATARAM,Negosiasi aparat kepolisian dengan perantara tokoh agama dan tokoh masyarakat Bima akhirnya membuahkan hasil. Setelah menunggu 48 jam, tadi sore polisi akhirnya
bisa memasuki area Ponpes Umar Bin Khattab di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Bima, NTB. Belum ada
yang ditangkap dalam penggeledahan itu, karena Ponpes dalam keadaan kosong. M Yusrin, saksi mata di lokasi kejadian yang dihubungi detikcom Rabu (13/7/2011) petang
mengatakan, area ponpes disisir dan di geledah aparat Densus 88 dan satuan Brimob. Yusrin mengatakan, mendengar delapan kali ledakan saat penyisiran. Namun belakangan diketahui
ledakan itu berasal dari bom asap yang dilepas aparat Densus 88. Namun ledakan keras justru terjadi, setelah tim Densus 88 selesai menggelar penyisiran dan berada di
titik aman, sekitar 150 meter dari area pesantren. Asap mengepul membubung ke udara, terlihat dari
radius 150 meter. Belum diketahui apakah itu bom atau tidak. Densus 88 menyisir seluruh bangunan pesantren, baik ruang kelas hingga perpustakaan. Rumah
pimpinan ponpes, yang berada dalam satu kompleks pesantren juga tak luput dari penggeledahan. Dari luar pesantren, ledakan terlihat bersumber dari kompleks perumahan para pengurus pesantren,
bukan dari ruang kelas dan ruang perpustakaan. Namun saat penggeledahan, Yusrin mengaku tak
melihat perlawanan dari santri di lokasi pesantren. Pesantren rupanya sudah kosong, para pemimpin
pesantren juga tak terlihat. Dalam penyisiran itu, polisi menemukan anak panah, delapan bom molotov dan satu pucuk senapan
angin. Namun tak ada santri yang ditangkap. Penjagaan saat penggeledahan sangat ketat sekali. Warga yang bermukim di dekat ponpes diminta
menjauh dari area hingga radius 200 meter. Penggeledahan dipimpin langsung Kapolres Bima, AKBP
Fauza Barito. Usai penyisiran dan penggeledahan, Kapolda NTB, Brigjen Polisi Arief Wachyunadi didampingi Wakil
Bupati Bima Syafruddin HM Nur, meninjau lokasi pesantren.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar