JAKARTA,Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengungkapkan bila mantan Bendahara Umumnya, M
Nazaruddin merasa dizolimi oleh Ketua Dewan Pembina Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY). Kepada Anas, Nazaruddin mengaku
akan melawan SBY. "Saya ingat betul, waktu itu tanggal 24 Juni, Hari Selasa. Dia BBM
saya bahwa dia akan jumpa pers mengundang banyak wartawan di
DPR. Dia merasa di zolimi dan dia akan lawan SBY," ujar Anas saat
diwawancarai oleh TVOne, Kamis (21/7/2011) malam. Menurut Anas, keesokkan harinya Nazaruddin kembali mengirim BBM kepada dirinya. Dalam
pesannya itu, Nazaruddin mengaku akan hadir dalam pertemuan di kediaman SBY di Cikeas, Bogor. "Ternyata setelah itu saya dapat informasi kalau dia sudah pergi sejak tanggal 23 Juni," terang Anas. Menurut Anas, semua tudingan yang disampaikan Nazaruddin kepada dirinya hanya fitnah belaka.
"Itu semua bagian dari skenario fitnah kepada saya," imbuhnya. Dari tempat persembunyiannya, Nazaruddin terus melemparkan bola panas kepada Anas
Urbaningrum. Anas menduga ada aktor intelektual yang di balik tudingan M Nazaruddin terhadap
dirinya. Tujuan tudingan tersebut tidak lain untuk menyudutkan dan merusak reputasi
kepemimpinannya di DPP PD. Hal senada juga disampaikan, oleh Wasekjen PD Saan Mustofa. "Yang mengarahkan Nazaruddin bisa
saja dari luar atau mungkin dari dalam Demokrat," ujar Saan beberapa waktu lalu. Saan enggan menjelaskan lebih detail mengenai dugaannya itu. Namun di dalam wawancara dengan
stasiun TV swasta, pernyataan Nazaruddin hanya mengarah untuk menjatuhkan Anas. "Dulu dia menyerang siapa saja, tapi semalem dia persempit hanya Anas yang dia serang. Saya tidak
mau menuduh, tapi semalam sangat terlihat sekali," terang anggota Komisi III DPR ini.detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar