Sabtu, 23 Juli 2011

Jembatan Roboh Di Dumai,Kendaraan Antre 4 KM

DUMAI,Sebuah jembatan kecil menuju kawasan industri Lubuk Gaung, di Kota Dumai, Riau roboh. Akibatnya, ratusan
kendaraan terjebak antrean panjang hingga 4 km. Anehnya
pemerintah Pemkot Dumai, tidak ambil pusing dengan kondisi
robohnya jembatan tersebut. Posisi jembatan berukuran panjang 4 meter ini berada di kawasan
Simpang Bugis, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, terpaut 200 km
arah utara dari Pekanbaru ibukota Provinsi Riau. Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak akibat dilalui kendaraan berat yang menuju ke kawasan industri
tersebut. Selama ini jembatan yang rusak dibiarkan begitu saja oleh Pemkot Dumai. Walhasil, jembatan yang tidak terurus ini akhirnya roboh pada Senin (18/7/2011) kemarin. Kondisi ini
mengakibatkan kemacetan total. Mengingat jalan menuju ke kawasan industri ini setiap hari ada 1000
truk jenis truk dan mobil tangki pengangkut CPO yang hilir mudik. Kondisi badan jalan yang tidak
sebanding dengan tonase kendaraan berat itu, membuat jembatan itu roboh. "Kita mengharapkan, Pemkot Dumai segera memperbaiki jembatan yang roboh itu sebelum lebaran
nanti. Sudah bertahun-tahun kondisi jalan menuju kawasan industri ini hancur dan berlubang, namun
tidak pernah ada perbaikan. Sekarang malah jembatannya yang roboh, dan membuat kemacetan
yang luar biasa," terang Abdul Hakim, seorang warga dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu
(23/7/2011). Saat ini sejumlah perusahaan di kawasan industri berinisiatif membangun jembatan sementara agar
kendaraan bisa melintas. Beji baja kini dilintangkan di atas jembatan yang roboh itu agar kendaraan
dapat melintas. Tentunya kendaraan harus berhati-hati mengingat kondisi jembatan darurat ini
sifatnya hanya sementara. "Kita sangat hati-hati sekali melintas dijembatan darurat ini. Kalau salah,
bisa fatal akibatnya," ujar Robin seorang sopir truk. Saat ini, di jalan menuju kawasan industri itu, kendaraan jenis truk dan tangki untuk sementara
dilarang melintas siang hari. Kendaraan yang akan masuk ke kawasan industri hanya boleh melintas
pada malam hari. Ini guna menghindari kemacetan yang lebih panjang lagi. "Sekarang ini sistemnya buka tutup. Kalau siang, kendaraan yang akan keluar dari industri yang
diizinkan melintas. Sedangkan kendaraan barat yang akan bongkar muat ke industri, boleh masuk
malam hari ini," kata Robin.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar