MEDAN,Bripka Doli Fransiscus Napitupulu (36), anggota polisi yang bertugas di Reserse Kriminal Umum (Reskrimum)
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), tewas dengan
kepala tertembus peluru, Selasa (26/7/2011) malam. Dugaan
sementara, dia tewas bunuh diri. Keterangan yang diperoleh menyebutkan, peristiwa bunuh diri
terjadi usai Doli bertengkar dengan isterinya, T. Tarigan di kediaman
mertuanya di Jl. Iskandar Muda, Medan, sekitar pukul 19.00 WIB. Doli
menembak kepalanya sendiri menggunakan pistol hingga peluru
menembus kening bagian kanan. Pihak keluarga sempat melarikan Doli ke Rumah Sakit Umum (RSU) Herna, Jl. Hayam Wuruk, Medan. Naas, nyawanya tidak tertolong lagi. Guna kepentingan otopsi,
jenazahnya kemudian dibawa ke RSU Pirngadi Medan, Selasa malam. Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Agus Andryanto mengatakan, motif sementara, Doli
tewas akibat bunuh diri. Tim forensik masih melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti
kematian. "Dugaan sementara, tewas karena bunuh diri. Tim forensik masih bekerja memeriksa jenazah korban,"
kata Agus. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya surat yang ditulis Doli sesaat sebelum melakukan
bunuh diri. Surat tersebut berisi kalimat, "Abang masih mencintai kamu, Dek dan Ezer."detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar