Sabtu, 25 Juni 2011

Wah Ternyata Ruyati Menggunakan Identitas Palsu

Menggunakan identitas

palsu Ruyati lolos berkerja diarab saudi seperti yang dilansir Radar-Bekasi.com Anak tertua Ruyati, Een Nuraini (36) tidak kuat menahan kepedihan saat mendengar cerita dari teman satu majikan ibunya itu. Een berharap pada pemerintah agar bisa segera memulangkan jenazah ibunya dan mendesak agar pemerintah mengusut kasus pemalsuan identias yang meloloskan ibunya untuk pergi ke Arab Saudi. Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Barat, Neneng dalam kunjungannya mengatakan tragedi yang menimpa Ruyati merupakan kelalaian pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bekasi. Seharusnya, sambung dia, bila semua sesuai prosedur, setidaknya hal seperti bisa dihindari. “Kalau kami dari provinsi menilai pemerintah daerah kurang pengawasan terhadap PJTKI. Akibatnya ya seperti ini. Pemerintah daerah harus bisa menertibkan PJTKI yang nakal misalnya seperti memalsukan identitas. Memang tidak mudah, tapi pengawasan harus tetap dilakukan,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi Warja Miharja yang datang ke rumah duka bersama rombongannya kemarin siang. Warja mengatakan, DPRD Kabupaten Bekasi akan terus mendesak pemerintah pusat agar bisa secepatnya memulangkan jenazah Ruyati ke tanah air, “Dari komisi D dan, sekaligus mewakili ketua DPRD Kabupaten Bekasi, kami juga akan terus mendesak agar bisa dipulangkan jenazahnya, ” ucapnya. Sedangkan terkait “kenakalan” yang dilakukan PJTKI yang memberangkatkan Ruyati, Kmisi D akan memanggil Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi untuk meminta data dan melakukan inventarisir serta pengawasan, “Disnaker punya gak data PJTKI, jangan sampai enggak punya,” kata anggota Komisi D Muhtadi Muntaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar