Selasa, 14 Juni 2011

Penipuan Berupa Surat Alokasi CPNS

JAKARTA ,Penipuan dengan sasaran calon pegawai negeri sipil (CPNS)
terus berlangsung. Kali ini, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) memutuskan, surat
permintaan penambahan usulan alokasi CPNS 2011 adalah bohong alias
palsu. Surat palsu yang berisi persetujuan rincian alokasi formasi CPNS 2011 itu
menggunakan kop surat Kemen PAN dan RB bernomor B/2313/M.PAN-
RB/10/2011 dilansir 23 Mei 2010. Selain itu, surat tersebut juga mencantumkan tanda tangan Men-PAN dan
RB, Everest Ernest Mangindaan. Surat juga mencantumkan nama Sukardiana
dengan nomor HP 085218666225 dan 02171109599 sebagai orang yang bisa
dihubungi. Saat ditelepon, kedua nomor tak aktif. Butir utama dalam surat yang
dinyatakan palsu itu adalah, menteri menyetujui adanya penambahan
alokasi CPNS daerah 2011. Ketentuan selanjutnya, kepala daerah yang juga bertindak sebagai pejabat
pembina kepegawaian diharapkan menetapkan rincian tambahan alokasi
itu jadi keputusan kepala daerah. Dalam surat, seluruh tambahan alokasi CPNS daerah yang disebut sudah
disetujui menteri, khusus untuk formasi Satpol PP (Satuan Polisi Pamong
Praja). Kepala daerah tak diperkenankan mengubah rincian alokasi,
kualifikasi pendidikan, serta penempatan formasi. Si penipu juga menjelaskan, dampak keuangan dari keputusan ini
dibebankan pada APBD masing-masing pemerintah daerah provinsi/kota/
kabupaten. ‘’Surat edaran kementerian untuk mengklarifikasi surat bohong itu sudah disebar ke seluruh daerah,’’ ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho. Dalam surat edaran yang ia tandatangani itu, Ramli menegaskan jika surat
persetujuan rincian tambahan alokasi CPNS daerah 2011 itu ilegal.Riau Pos.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar