
SITUBONDO,Seorang ibu muda di Situbondo nekat membacok istri tetangga dengan parang, Minggu (2/12/2012) malam. Bacokan itu membuat Sumiyati (28) ambruk di depan rumahnya dengan luka parah di bagian lengan belakang.
Ironisnya, saat dibacok Sumiyati sedang menggendong bayinya, Riko Febriyanto, yang baru berusia 7 bulan. Tak hanya ikut terjatuh bersama sang ibu, bacokan parang Aminah (32), warga Desa Tanjungkamal, Kecamatan Mangaran, itu juga mengenai bagian tangan si bayi hingga luka.
Aksi pembacokan baru berhenti setelah suami Sumiyati bernama Mat Yanto (30), segera melerai. Seketika itu, pria 30 tahun itu langsung membawa istri dan anaknya ke Puskesmas Mangaran, sebelum akhirnya dirujuk ke RSU dr Abdoer Rahem, Situbondo. Sementara Aminah segera diserahkan warga ke aparat Mapolsek Mangaran.
"Pelaku sudah kita amankan dan sampai sekarang masih menjalani pemeriksaan," kata Kapolsek Mangaran, Iptu M Imron saat dihubungi detikSurabaya.com.
Dari hasil pemeriksaan sementara, sambung Imron, aksi pembacokan itu diduga kuat dipicu masalah cemburu. Pelaku menduga suaminya, Syakur (34) memiliki hubungan gelap dengan Sumiyati. Padahal, mereka saling bertetangga.
"Tapi itu baru hasil pemeriksaan awal. Untuk kepastiannya kami masih terus melakukan penyelidikan. Termasuk dengan memintai keterangan dari saksi-saksi," tegas mantan KBO Reskrim Polres Situbondo itu.
Keterangan yang dihimpun detikSurabaya.com, aksi pembacokan itu terjadi saat Sumiyati baru pulang belanja dari Pasar Mangaran bersama suami dan anaknya. Saat Sumiyati turun dari sepeda motor, tiba-tiba Aminah datang dari arah belakang. Sambil menenteng sebilah parang, ibu muda itu langsung mengejar Sumiyati. Begitu tersusul, Sumiyati pun dibacok dari belakang hingga ambruk bersama bayi yang digendongnya.
"Saya tidak sempat menghalangi. Dia (Aminah, red) membacok istri saya 2 kali dan juga mengenai tangan anak saya sampai ikut terluka. Anak saya juga kena tindih ibunya waktu terjatuh. Saya langsung pegang dia untuk melerainya. Setahu saya selama ini istri saya dan Amina itu tidak ada masalah," tukas Mat Yanto yang bajunya masih belepotan darah saat ditemui di IGD RSU Situbondo.
Aksi pembacokan ini mengundang perhatian warga dan kerabat korban. Hingga kini warga terus berdatangan ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo untuk mengecek keadaan Sumiyati dan bayinya di IGD RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Diantara warga bahkan ada yang histeris melihat nasib si bayi yang ikut menjadi korban pembacokan.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar