Kamis, 13 Desember 2012

Gubernur Lemhanas: Tidak Etis Komentari Petinggi Negara Lain


Gubernur Lemhanas, Budi Susilo Supandji, menyebutkan secara etika tidak tepat seorang pejabat mengomentari petinggi negara lain. Juga menyebut tidak lazim seseorang dari negara lain mengomentari kegiatan pejabat negara suatu negara. "Secara etika (tidak baik). Saya tidak khusus untuk kasus Pak habibie, ini secara general," ujar Budi di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2012). Menurut Budi, tidak lazim seorang seorang pejabat negara lain mengomentari petinggi negara lain terkait kebijakannya atau bahkan melakukan penuduhan. "Itu adalah etika kalau sesama pejabat publik. Apalagi ini pejabat negara tingkat tinggi tidak lazim untuk menghina atau saling menjelekkan," terangnya. Khusus masalah komentar negatif kepada mantan Presiden Habibie, Budi enggan berkomentar karena belum membaca tulisan dari bekas menteri penerangan Malaysia, Zaenudin Maidin. "Saya harus mempelajari dulu duduk persoalannya. Jadi saya gak bisa berkomentar apakah itu dikatakan pengkhianat, janganlah, biarlah itu nanti mengungkap dulu, nanti kan saling ungkapkan itu ada titik-titik temu. kita tunggu dulu," jelasnya.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar