
Walau pria secara fisik lebih kuat, ternyata rata-rata usia harapan hidup wanita lebih tinggi. Mungkin karena para wanita umumnya lebih peduli dengan kesehatannya. Bahkan sebuah penelitian menemukan bahwa 80 persen orang yang hidup dan bisa mencapai usia 100 tahun adalah kaum hawa.
Penelitian ini dilakukan di Amerika Serikat oleh badan sensus atau U.S. Census Bureau. Ditemukan ada 53.364 orang yang berusia 100 tahun lebih di AS pada tahun 2010, lebih dari 80 persen di antaranya adalah wanita. Dari setiap 100 orang wanita yang berusia lebih dari 100 tahun, hanya ditemukan 20,7 pria.
Orang yang dianugerahi umur panjang sampai lewat 100 tahun mendapat sebutan centenarian. Jumlahnya amat sedikit dengan perbandingan tidak sampai 2 orang dari 10.000 orang dalam populasi total atau 19 orang dari 10.000 orang yang berusia 70 tahun ke atas di AS.
Seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (13/12/2012), sekitar 62 persen centenarian berusia 100 - 101 tahun dan sebanyak 92 persen berusia 100 - 104 tahun. Untuk orang yang berusia 110 tahun lebih atau disebut supercentenarian, jumlahnya hanya 0,6 persen dari seluruh populasi centenarian di AS.
Persebaran centerinarian di AS kurang merata jika dilihat dari etnisnya. Sebanyak 82,5 persen centenarian adalah orang kulit putih, padahal populasi orang kulit putih secara keseluruhan ada 72,4 persen. Orang Hispanik menyumbang 5,8 persen dari jumlah centenarians, sedangkan populasinya ada 16,3 persen dari total penduduk.
Sebanyak 35,2 persen wanita centenarian tinggal di panti jompo. Namun secara keseluruhan, para centenarian lebih besar kemungkinannya tinggal bersama orang lain di rumah. Centenarians dari orang kulit putih yang paling besar kemungkinannya hidup sendiri.
Hampir 86 persen centenarians tinggal di daerah kota-kota besar di Amerika seperti California, New York, Florida dan Texas. Survei ini dilakukan di AS yang terkenal dengan budaya junk food-nya. Kalau di Indonesia sendiri, entah bagaimana hasilnya.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar