Selasa, 12 Juli 2011

Polisi Tahu Keberadaan Nazaruddin

JAKARTA,Kepala Bareskrim Polri Inspektur Jenderal Sutarman mengatakan, pihaknya sudah mengetahui lokasi keberadaan Muhammad Nazaruddin,
tersangka kasus suap wisma atlet Sea Games di Palembang, Sumatera Selatan. "Yah, kami punya deteksi di mana keberadaannya (Nazaruddin)," kata Sutarman di
Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/7/2011), ketika ditanya apakah Polri sudah mendeteksi
keberadaan Nazaruddin. Tentunya, Sutarman tak bersedia mengungkap di mana lokasi mantan Bendara Umum Partai
Demokrat itu. Sutarman mengelak dengan menjawab, "Polisi yakin ada di suatu tempat. Kalau nanti
saya bilang dia di dalam negeri, dia kabur ke luar negeri. Kalau bilang di luar, dia malah masuk ke
dalam negeri." Mantan Kepala Polda Metro Jaya itu tetap tak mau berkomentar ketika dimintai tanggapan
pernyataan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar bahwa Nazaruddin pergi ke Ho Chi Minh,
Vietnam. "Bukan kami yang bilang. Kami enggak akan nyatakan dia di mana," ujar Sutarman. Sutarman mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian negara lain yang tergabung
dengan Interpol, terutama dengan negara yang tidak memiliki hubungan bilateral dengan Indonesia. Ketika ditanya apakah akan ada tindakan terhadap Nazaruddin dalam waktu dekat, Sutarman
menjawab, "Ya, mudah-mudahan. Kami semaksimal mungkin dalam rangka penangkapan membantu
KPK." Seperti diberitakan, Nazaruddin dipastikan meninggalkan Singapura menuju Vietnam pada 20 Juni
2011 sebelum dinyatakan sebagai tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru menetapkan
Nazaruddin sebagai tersangka pada 30 Juni 2011. Nazaruddin secara resmi tak dapat bepergian ke negara lain lantaran Pemerintah Indonesia sudah
mencabut paspor Nazaruddin. OC Kaligis, pengacara Nazaruddin, tak menyebut lokasi kliennya saat
ini. Dia hanya menyebut terakhir kali bertemu dengan kliennya di Singapura.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar