MESIR,Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf memerintahkan pemecatan semua pejabat polisi yang dituduh
membunuh para demonstran, selama demonstrasi besar-besaran
yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak berlangsung. Hal ini
dilakukan Sharaf untuk memenuhi tuntutan demonstran. "Mengeluarkan perintah langsung ke menteri dalam negeri untuk
memberhentikan semua polisi yang dituduh membunuh pengunjuk
rasa," kata Sharaf, dalam pidatonya, seperti dilansir AFP, Minggu (10/7/2011). Sharaf berpidato saat ribuan orang di Tahrir Square Kairo berdemo untuk mendorong perubahan
politik, sehari setelah demonstrasi massa nasional mengecam penguasa militer negara itu. Tuntutan utama dari para demonstran adalah untuk mengakhiri pertempuran militer, pemecatan dan
penuntutan petugas polisi yang dituduh membunuh demonstran, serta transparansi bagi para pejabat
rezim sebelumnya. Sharaf berjanji untuk memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa dan menjanjikan pergantian dari
pejabat rezim Mubarak. Namun, pidato tersebut mendapat reaksi dingin dari para aktivis. "Para pengunjuk rasa ingin melihat semua polisi diadili. Ada banyak polisi yang dituduh melakukan
penyiksaan, beberapa bahkan dihukum, tapi mereka masih tetap bekerja," kata salah seorang aktivis,
Muhammad Waked. Aktivis pro-demokrasi ini telah bersumpah untuk terus memprotes sampai semua tuntutan mereka
terpenuhi. Sementara itu, ratusan orang juga menduduki Alexandria, Mediterania dan Terusan Suez.detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar