Sabtu, 23 Juli 2011

Pemerintah RI Syok Dan Sedih Atas Serangan Teror Di Norwegia

JAKARTA,Pemerintah Indonesia turut menyampaikan belasungkawa dan duka cita bagi korban penembakan dan
pengeboman di Norwegia. Indonesia berharap Norwegia bisa
mampu menghadapi musibah ini. "Pemerintah Indonesia syok dan sedih terhadap terjadinya
pemboman di Norwegia dan menyampaikan simpati dan duka cita
yang mendalam terhadap keluarga korban atas serangan tersebut,"
kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/7/2011). Pemerintah RI yakin Norwegia bisa segera keluar dan bisa menghadapi duka yang mendalam
tersebut. "Pemerintah Indonesia percaya, pemerintah dan rakyat Norwegia akan mampu
menghadapi," imbuhnya. Sedang terkait korban tewas akibat serangan bersenjata dan pemboman itu, Kemlu memastikan tidak
ada korban WNI. "Kedutaan kita sudah mengumpulkan informasi korban dan belum ditemukan korban WNI," tuturnya. Penembakan brutal di Pulau Utoeya terjadi setelah peledakan bom di Oslo, ibukota Norwegia yang
menewaskan 7 orang. Total korban tewas akibat insiden tersebut 87 orang. Dua serangan teror dalam satu hari itu merupakan merupakan peristiwa paling mematikan di
Norwegia setelah Perang Dunia II sekaligus sebagai serangan paling mematikan di Eropa Barat sejak
pengeboman di London, Inggris tahun 2005 lalu yang menewaskan 52 orang.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar