Jumat, 15 Juli 2011

Buyung:Soal Asimilasi Misbakhun Patrialis Harus Ditegur SBY

JAKARTA,Misbakhun kepergok jalan-jalan di mal saat masih berstatus terpidana. Pemberian asimilasi terhadap mantan
politikus PKS itu menuai kritik. Bahkan SBY diminta untuk menegur
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. "Ya itulah perlu pengawasan berati kalau ada hal seperti itu ya
Patrialis yang harus bertanggung jawab. Dia sebagai Menkumham
harus ditegur oleh presiden," kata advokat senior, Adnan Buyung
Nasution usai pelantikan DPP Ikadin di Hotel Manhattan, Jl Satrio,
Jakarta, Kamis (14/7/2011) malam. Buyung mengatakan, pemberian asimilasi yang diberikan kepada
Misbakhun dianggap janggal sebab, harusnya asimilasi diberikan usai menjalani 2/3 hukumannya. "Itu tidak lazim, sosialisasi itu harus berada dalam pengawasan lalu harus menjalani masa hukuman
2/3-nya dalam rangka mendapatkan petunjuk pembebasan bersyarat. Jadi harus diadakan proses
sosialisasi dulu," imbuhnya. Mantan pengacara Gayus Tambunan ini tidak menyalahkan Kepala Lapas Salemba yang memberi
asimilasi terhadap Misbakhun. "Ya Kalapas di bawah Menkumham saya nggak mau nyalahin bawahan
yang harus disalahkan atasannya si Patrialis. Saya mau Presiden tegur dia, kalau perlu berhentikan,"
tegasnya. Misbakhun dipergoki tengah berada di Mal Ratu Plaza bersama keluarganya. Pihak Lapas Salemba
menyebut Misbakhun tengah menjalani masa asimilasi karena telah menjalani separo hukuman 2
tahun. Namun Satgas Pemberantasan Mafia Hukum menilai napi asimilasi tidak pantas jalan-jalan ke
mal.detikcom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar