Sabtu, 25 Juni 2011

PDIP: Tak Ada Sanksi Untuk Wali Kota Bogor Menikah 4 Kali

JAKARTA,Walikota Bogor Diani Budiarto kembali menikah dengan seorang remaja bernama Siti Indrayani (19) sebagai
pernikahaan keempatnya. Partai yang mengusung Walikota Bogor,
PDIP, menilai menikah sebanyak empat kali adalah urusan pribadi
Diani. Karena itu PDIP tidak akan menjatuhkan sanksi apa-apa kepada
Walikota Bogor. PDIP memang tidak mengatur sanksi detil sampai
menyentuh urusan pribadi kader atau Walikota yang diusungnya. "Urusan pribadi itu. Di partai tidak begitu mengatur urusan pribadi
dikenai sanksi. Itu tergantung bagaimana mereka menempatkan diri
di mata puvlik," tutur Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, kepada detikcom, Sabtu (25/6/2011). Meskipun demikian, menurut Ara-demikian disapa, harusnya pejabat publik lebih bijaksana lagi dalam
mengambil keputusan. Mengingat pejabat publik harus menjadi contoh yang baik bagi warganya. "Pendapat saya secara pribadi pejabat publik ya sangat bijaksana mempertimbangkan aspek-aspek
kewajaran dalam kehidupan masyarakat. Tentunya ada aspek-aspek etika moral normatif yang
menurut saya sebagai pejabat publik akan disorot masyarakat," terangnya. Sebelumnya diberitakan pernikahaan keempat untuk Diani itu berlangsung dengan pengamanan
ketat di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR). Kabag Humas Pemkot Bogor Asep Firdaus
membenarkan adanya acara sakral tersebut. Meski demikian, Asep membantah kalau Diani menikahi ABG. Menurut dia, istri keempatnya sudah
berumur 19 tahun dan sudah dianggap dewasa. Resepsi telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di Cluster Panorama,
Bogor Nirwana Residence, Bogor, tempat kediaman walikota. Para undangan berbaju batik datang
dengan bus Blue Bird. Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan,
wartawan sempat melihat mobil pribadi Wali Kota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE
yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area cluster Panorama. Pernikahan keempat ini dikritik. Sebab, Fauziah Budiarto, istri pertamanya, saat ini sedang terbaring
sakit di salah satu rumah sakit di Jakarta. "Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah
untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri
sebelumnya," kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan,
Kamis (23/6). Diani Budiarto menjadi walikota Bogor untuk kedua kalinya dalam Pilkada 2009 lalu. Dia yang
berpasangan dengan Ahmad Ru'yat itu diusung oleh Partai Golkar, PDIP, PKS, Partai Patriot, PKPI, PPDI,
PSI, PBSD, dan PDK.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar