Rabu, 29 Juni 2011
Nekat Telan Uang Takut Masuk Bui
ZELENOGRAD,Pria asal Rusia ini memang nekat. Demi menghilangkan barang bukti tindak pidana suap, seorang pegawai
negeri di Rusia nekat memakan uang puluhan ribu Rubel (mata uang
Rusia). Pria itu bernama Anton Gritsay (38), Kepala Departemen Darurat di
Zelenograd. Gritsay mendapat informasi kalau dirinya akan segera
ditangkap. Gritsay kemudian mengunci diri di dalam toilet. Tak lama kemudian polisi menyerbu masuk ke dalam kantornya untuk melakukan penangkapan.
Diam-diam ternyata dia sudah memakan habis uang suap yang diterimanya. Sayangnya, aksi penghilangan jejak Gritsay ini diketahui polisi. Sebab polisi membawanya pria
berusia 38 tahun ini ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit, apa kata dokter bedah? Uang sebanyak 35 ribu Rubel ditemukan di dalam perut Gritsay. Uang yang diduga hasil suap itu bisa
menjadi bukti untuk menyeretnya ke pengadilan. Penangkapan itu sendiri direkam oleh petugas. Seorang juru bicara polisi mengatakan penangkapan terhadap Gritsay beasal dari informasi yang
dikumpulkan. "Kami meneliti setelah pengaduan bahwa ia telah menerima suap untuk mengabaikan
suatu pelanggaran dalam standar keselamatan selama inspeksi keselamatan api," ujar juru bicara polisi
seperti dikutip dari orange.co.uk, Rabu (29/6/2011). Gritsay akhirnya mengaku bersalah menerima suap dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. Ia
telah dipecat dari pekerjaannya. Modus menghilangkan barang bukti dengan memakan uang bukan pertama kali ada di Rusia. Pada
Maret 2010, seorang polisi di wilayah Chelyabinsk juga memakan uang suap senilai 2.000 rubel.
Pemegang rekor sebelumnya yakni polisi dari wilayah Saratov yang menelan 15.000 rubel pada Maret
2011.detikcom
Label:Pendidikan,Politik,Nasional,
DUNIA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar