Minggu, 26 Juni 2011

2015,Pemakai Narkoba Ditaksir 5,1 Juta Orang

JAKARTA,Badan Narkotika Nasional memperkirakan prevalensi (angka kejadian) penyalahgunaan narkoba di Indonesia akan mencapai 2,8 persen atau setara dengan 5,1 juta orang di 2015.

Kepala BNN Gories Mere menuturkan, angka tersebut bisa tercapai apabila tidak ada penanggulangan
yang komprehensif. "Tahun 2015 diproyeksikan kalau tidak ada penanggulangan komprehensif, prevalensi akan naik
menjadi 2,8 persen atau setara dengan 5,1 juta orang menggunakan narkoba," ungkap Gories dalam
sambutannya di acara Hari Anti Narkotika Internasional di Silang Monas, Minggu 26 Juni 2011. Berdasarkan data Pusat Penelitian Kesehatan (Puslitkes) Universitas Indonesia, prevalensi
penyalahgunaan narkoba mengalami kenaikan sejak tahun 2009. Pada tahun tersebut, prevalensi
penyalahgunaan narkoba mencapai 1,99 persen atau setara dengan 3,6 juta orang. Angka tersebut
naik menjadi 2,21 persen pada 2010. Data BNN menyebutkan, korban penyalahgunaan narkoba sebagian besar adalah lulusan SLTA.
Ditanya apakah BNN perlu dipersenjatai untuk menghadapi pengedar narkoba, Gories mengatakan,
"Perlu dipersenjatai karena untuk memperkuat penegakan hukum."vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar