JAKARA, Partai Demokrat (PD) membantah adanya pesanan Istana terkait pencalonan pimpinan KPK. Ketua DPP PD Didi
Irawadi Syamsuddin menegaskan pihaknya terus mendorong agar
kualitas dan komitmen calon pimpinan KPK lebih baik dalam bekerja. "Apakah ada titipan atau pesanan saya rasa tidak. Selama ini figur-
figur yang kita dukung seperti Pak Busyro dan Pak Bambang dulu.
Mereka kan rangking no satu semua," ujar Ketua DPP Bidang
Pemberantasan Korupsi ini. Didi mengatakan, Demokrat dan pemerintah berupaya agar KPK diisi
oleh orang yang memiliki independensi dan komitmen yang kuat.
"Bagaimana kita bisa bilang titipan sementara pilihan itu banyak orang. Justru orang-orang banyak resah dengan apa yang kita pilih," imbuhnya. Menurut Didi, ia tidak menafikan adanya arahan dari pihak Istana terkait pencalonan pimpinan KPK.
Namunarahan tersebut tidak langsung menunjuk nama atau pribadi calon secara langsung. "Arahannya adalah memilih yang bagus yang terbaik yang punya keberanian dan bisa bekerja,"
terangnya. Didi menyebut 5 nama calon yang dianggap layak mengisi pimpinan KPK mendatang. Mereka yakni
Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Johan Budi SP, Handoyo. "Pak Busyro otomatis, dengan putusan MK, maka ia akan diberi waktu yang cukup untuk bekerja.
Saya juga percaya integritas Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Johan Budi dan Handoyo (Deputi
Pengawas Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK)," tandasnya.detiknews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar